Kursus Bahasa Arab
FAKTA LUGHATUNÂ
Terbukti: hanya dengan syarat mampu membaca Alquran, dalam 16 pertemuan mampu MEMBACA dan MENERJEMAH KITAB BAHASA ARAB
www.lughatuna.com
(021) 982 941 24
e-mail: lughatuna@yahoo.com
Pada Ahad, 29 Rabiul Awwal 1429 / 6 April 2008, bertempat di Masjid Wadhah Albahr Pusdiklat Dewan Dakwah Tambun Bekasi Jawa Barat, Lughatunâ Arabic Course mengajak kaum Muslimin/Muslimat sekitar menyaksikan keberhasilan Lughatunâ Arabic Course mengantarkan peserta didiknya (yang sebelumnya tidak mengenal bahasa Arab, kecuali bisa membaca Alquran) mampu membaca kitab bahasa Arab (sumber bacaan kitab adalah Zâdul-Ma`âd, jilid 1, hal. 248-250) hanya dalam waktu maksimal 16 pertemuan (per pertemuan 40 menit x 5 jam pelajaran). Bagaimana caranya? Buku Lughatunâ adalah kunci sukses pendidikan bahasa Arab di Lughatunâ Arabic Course.
BUKU LUGHATUNÂ? Buku Lughatunâ memuat hal-hal yang paling pokok tentang Nahw (tata kalimat) dan Sharf (tata kata) dalam bahasa Arab. Materi yang dipilih berdasarkan pada seringnya suatu tata kalimat atau tata kata digunakan. Materi dan tadribat (latihan) menampilkan penggunaan bahasa dalam lingkup ibadah yang menjadi keseharian individu Muslim, selain juga menggunakan nas-nas (teks-teks) Alquran. Hal lain, buku Lughatunâ disertai cara pembelajaran yang akan membantu Anda mempelajari materi ajar secara mandiri dengan mudah dan cepat, insya Allah.
BUKU LUGHATUNÂ KAYA INOVASI
Apa yang membedakan buku Lughatunâ dengan buku pelajaran bahasa Arab lainnya?
1. Buku Lughatunâ disusun berdasarkan prinsip dan karakteristik warga belajar dewasa.
2. Buku Lughatunâ disusun untuk pemula.
Buku Lughatunâ ditulis dengan bahasa Indonesia, sehingga memudahkan bagi pemula yang ingin belajar bahasa Arab. Hanya disyaratkan telah mampu membaca Alquran untuk dapat mempelajari buku Lughatunâ.
3. Buku Lughatunâ disertai alat pembelajaran.
Sebagai upaya agar buku Lughatunâ dapat dipelajari secara mandiri, buku Lughatunâ disertai alat pembelajaran, seperti:
a. Memaparkan cara membentuk kata atau kalimat selangkah demi selangkah, khuthwatan fa-khuthwatan, step by step.
b. Materi disusun secara hierarki dan berurutan serta disertai tadribat (latihan) secara terpisah.
c. Halaman buku Lughatunâ dibagi dua.
i. Badan halaman: memuat pokok bahasan materi.
ii. Tepi halaman: memuat pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan materi pada badan halaman, atau simpulan materi yang telah lalu.
d. Menggunakan dua warna: (1) hitam, digunakan untuk huruf-huruf dari kata dasar; dan (2) abu-abu [hitam 50-70 %], digunakan untuk imbuhan (awalan, sisipan dan akhiran) kata.
4. Buku Lughatunâ menggunakan kosa kata seputar ibadah dan ayat-ayat Alquran.|a